Penguatan NTA sebagai Dasar Kebijakan Pembangunan Antargenerasi - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Indonesia
Badan Pusat StatistikBadan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik

Tabel Publikasi Indikator Ekonomi telah tersedia dalam bentuk Tabel Statistik yang dapat diakses pada Menu Produk > Direktori. Klik disini untuk mengakses laman tersebut.

Dalam rangka percepatan transformasi tata kelola penyelenggaraan pemerintahan, layanan kunjungan langsung PST pada hari Jumat dialihkan menjadi layanan online: pst.bps.go.id

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Penguatan NTA sebagai Dasar Kebijakan Pembangunan Antargenerasi

Penguatan NTA sebagai Dasar Kebijakan Pembangunan Antargenerasi

Penguatan NTA sebagai Dasar Kebijakan Pembangunan Antargenerasi

27 April 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya


Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menyampaikan paparan dalam kegiatan Dialog Menuju Kesejahteraan Antargenerasi: Arah Baru Kebijakan Indonesia di Akhir Transisi Demografi yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Senin (6/4). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemanfaatan National Transfer Accounts (NTA) sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan berbasis bukti.


Dalam paparannya, Sonny menegaskan bahwa NTA merupakan instrumen penting untuk memahami dinamika ekonomi antargenerasi, terutama di tengah perubahan struktur penduduk Indonesia yang memasuki fase akhir transisi demografi. Ia menjelaskan bahwa perbedaan pola konsumsi dan pendapatan antarkelompok umur menyebabkan terjadinya life cycle deficit pada usia muda dan lansia, yang ditopang oleh surplus pada kelompok usia produktif.


Hasil perhitungan NTA Indonesia tahun 2024 menunjukkan bahwa total konsumsi lebih besar dibandingkan pendapatan tenaga kerja, sehingga terjadi defisit siklus hidup. Defisit tersebut ditutup melalui mekanisme transfer antargenerasi, baik melalui transfer privat dalam rumah tangga maupun transfer publik. Sonny juga menekankan bahwa saat ini penyusunan NTA masih berada pada tahap statistik eksperimental dan terus dikembangkan agar ke depan dapat menjadi statistik resmi yang mendukung perencanaan kebijakan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.


Dialog ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, serta Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Melalui forum ini, pemerintah mendorong penguatan kebijakan berbasis data untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan antargenerasi di Indonesia.


Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia)

Jl. Dr. Sutomo 6-8

Jakarta 10710 Indonesia

Telp (62-21) 3841195; 3842508; 3810291

Faks (62-21) 3857046

Mailbox : bpshq@bps.go.id

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik