Beranda    FAQ    Sensus Penduduk Wawancara

Sensus Penduduk Wawancara merupakan salah satu tahapan pada SP2020 dimana petugas sensus akan melakukan wawancara kepada penduduk yang belum berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online.

Sensus Penduduk Wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 1 -30 September 2020.

Meminta petugas untuk menunjukkan kartu petugas. Kemudian pada kartu petugas akan terdapat QRCODE yang apabila di scan akan menampilkan landing page SP2020 yang berisi identitas petugas.

Siapkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan Akta Pernikahan/Perceraian jika memiliki.

Penduduk yang telah berhasil mengisi Sensus Penduduk Online dan isiannya telah lengkap tidak akan didatangi lagi oleh petugas sensus. Sebaliknya, penduduk yang belum berhasil mengisi Sensus Penduduk Online dan isiannya belum lengkap akan didatangi lagi oleh petugas sensus pada saat pelaksanaan Sensus Penduduk Wawancara di Bulan September 2020.

Periode SP Online terlah berakhir (15 Februari - 29 Mei 2002), jika belum mengikuti SP Online akan ada petugas yang datang ke rumah untuk melakukan pendataan atau mengonfirmasi keberadaan penduduk sesuai dengan SOP pada wilayah tersebut. Saat ini Petugas Layanan Komunikasi SP September tidak dapat mengunduhkan bukti pengisian SP Online maupun memeriksa isian SP Online.

Untuk detil ZONA pelaksanaan SP2020 dan SOP yang berlaku pada setiap kabupaten dapat dilihat pada tautan http://s.bps.go.id/zona-sp2020 .

Zona DOPU: Petugas Sensus melakukan pemeriksaan Daftar Penduduk (SP2020-DP) bersama ketua/pengurus SLS/warga yang ditunjuk. Kemudian Petugas Sensus melakukan Verifikasi Lapangan bersama ketua/pengurus SLS/warga yang ditunjuk menggunakan SP2020-DP dan SP2020-WS serta melakukan drop off SP2020-C1 (Kuesioner) bagi penduduk yang belum melakukan SP Online. Sehingga pada zona ini, penduduk akan mengisi kuesioner C1 secara mandiri. Contoh kuesioner dapat dilihat pada landing page ( https://www.bps.go.id/sp2020/dokumen/detail/7 ). Kemudian pada tahap selanjutnya, Petugas Sensus akan mengambil kueiosner yang telah diisi oleh penduduk.

Zona Non DOPU: Petugas Sensus melakukan pemeriksaan Daftar Penduduk (SP2020-DP) bersama ketua/pengurus SLS/warga yang ditunjuk. Kemudian Petugas Sensus melakukan Verifikasi Lapangan secara door to door bersama ketua/pengurus SLS/warga yang ditunjuk menggunakan SP2020-DP dan SP2020-WS. Pada zona ini tidak dilakukan tahap /pendataan penduduk atau Drop Off and Pick Up Kuesioner.

Zona Wawancara: Petugas Sensus melakukan pemeriksaan Daftar Penduduk (SP2020-DP) bersama ketua/pengurus SLS/warga yang ditunjuk. Kemudian Petugas Sensus melakukan Verifikasi Lapangan secara door to door bersama ketua/pengurus SLS/warga yang ditunjuk menggunakan SP2020-DP dan SP2020-WS. Kemudian Petugas Sensus akan melakukan wawancara secara door to door menggunakan kuesioner SP2020-C1.

Petugas Sensus yang sedang bertugas memiliki ciri:

1. Membawa surat tugas dari BPS Kabupaten/Kota Setempat
2. Memakai tanda pengenal bertuliskan nama petugas dan dilengkapi barcode. Scan barcode untuk mengetahui identitas petugas sensus dari BPS
3. Membawa tas punggung berwarna hitam dengan logo BPS dan Sensus Penduduk 2020.
4. Menggunakan rompi berwarna biru dongker dengan logo BPS dan Sensus Penduduk 2020.

Petugas juga mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan face shield, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer.

Petugas Sensus September 2020 akan datang ke rumah penduduk untuk melakukan konfirmasi keberadaan penduduk apakah masih tinggal di alamat yang sama atau tidak sekaligus memastikan bahwa semua anggota keluarga termasuk yang menumpang menginap di keluarga tersebut sudah tercatat. Pada kondisi tertentu di mana ada beberapa informasi yang perlu dikonfirmasi dan didata ulang, maka Petugas Sensus akan memberikan dokumen untuk pengisian keterangan keluarga dan individu. Petugas Sensus juga ditemani oleh Ketua/Pengurus SLS atau warga yang ditunjuk.

Perbedaan isian ijazah antara SP Online dan SP September 2020 tidak perlu diperbaiki