Beranda    FAQ    Umum

Sensus penduduk berarti perhitungan jumlah penduduk secara periodik. Data yang dicapai, biasanya tidak hanya meliputi jumlah orang, tetapi juga fakta mengenai misalnya jenis kelamin, usia,bahasa, dan hal-hal lain yang dianggap perlu.

- Menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia

-Menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk (fertilitas, mortalitas, dan migrasi) serta karakteritstik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk dan indikator SDGs

Dasar hukum pelaksanaan SP2020 adalah sebagai berikut: 1. UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik 2. PP No. 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik 3. World Population and Housing Programme (UN Recommendation) yang menyebutkan bahwa setiap negara harus melakukan sensus penduduk minimal 10 tahun sekali 4. Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia 5. Perpres No. 62 Tahun 2019 tentang Strategi Nasional Percepatan Administrasi Kependudukan untuk Pengembangan Statistik Hayati

SP2020 akan dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu: 1. Sensus Penduduk Online (15 Februari s.d. 29 Mei 2020) yang memungkinkan penduduk untuk mengisikan informasinya secara mandiri. 2. Sensus Penduduk Wawancara (1 s.d. 30 September 2020). Petugas Sensus akan melakukan wawancara kepada penduduk yang belum dapat berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online.

SP2020 dilaksanakan untuk mendapatkan jumlah penduduk sesuai dengan berdasarkan domisili mereka tinggal. Hal ini akan membantu pemerintah daerah dalam menyusun program-program kependudukan dan sosial. Selain itu, SP2020 juga menjadi langkah awal pemerintah untuk mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia.

Pelaksanaan SP2020 menggunakan Metode Kombinasi, yaitu menggunakan data registrasi yang relevan dengan sensus sebagai prelist ketika dilapangan. Kemudian pada tahap berikutnya akan dilengkapi dengan sampel survei.

Dilakukan dengan berbagai moda, yaitu: 1. CAWI (Computer Aided Web Interviewing): Pengisian informasi kependudukan secara mandiri melalui aplikasi web 2. CAPI (Computer Assisted Personal Interviewing): Petugas menggunakan kuesioner elektronik dalam gawai (handphone) mereka dalam melakukan wawancara. 3. PAPI (Pencil and Paper Interviewing): Petugas menggunakan kuesioner kertas dalam melakukan wawancara kepada responden Pelaksanaan Sensus Penduduk Online menggunakan moda CAWI, sedangkan pelaksanaan Sensus Penduduk Wawancara menggunakan moda CAPI/PAPI.

Variabel individu terdiri dari: 1. Nama lengkap 2. NIK 3. Jenis Kelamin 4. Tempat dan tanggal lahir 5. Status hubungan dengan kepala keluarga 6. Alamat 7. Lama tinggal pada alamat saat ini 8. Kepemilikan akta kelahiran 9. Kewarganegaraan 10. Suku bangsa 11. Agama 12. Status perkawinan 13. Kemampuan berbahasa Indonesia Variabel Pekerjaan: 14. Aktivitas yang biasa dilakukan 15. Pekerjaan 16. Status Pekerjaan Variabel Pendidikan: 17. Ijazah/pendidikan tertinggi Variabel Perumahan: 18. Status Kepemilikan rumah yang ditempati saat ini 19. Listrik 20. Sumber air minum 21. Kepemilikan jamban 22. Jenis lantai terluas

WNI & WNA yang telah atau akan tinggal selama minimal 1 tahun di Indonesia. Termasuk juga penduduk dan keluarganya yang sedang bertugas menjadi perwakilan RI di seluruh wilayah teritorial Indonesia di luar negeri (seperti di kedutaan dan konsulat jenderal)

Partisipasi penduduk dalam SP2020 akan sangat berarti bagi penajaman program-program pemerintah jangka panjang.

Secara cepat akan diketahui jumlah penduduk Indonesia. Untuk hasil shortform, ditargetkan Desember 2020 pengolahan akan selesai. Pelaksanaan penerbitan publikasi akan segera diinfokan.

Seluruh wilayah Indonesia (termasuk Perwakilan RI yang ada di luar negeri/teritorial Indonesia beserta keluarga)

Pengisian ataupun pembaruan informasi dalam SP2020 tidak langsung memperbaiki data pribadi di KTP maupun KK. Namun, data tersebut nantinya akan diserahkan kembali kepada Ditjen Dukcapil sebagai catatan untuk ditindaklanjuti.

Informasi yang diberikan dijamin kerahasiaannya dengan Undang-Undang nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik. Untuk menjalankan amanah ini, aplikasi Sensus Penduduk Online dan database untuk pengolahan Sensus Penduduk Wawancara dibuat dengan tingkat keamanan tinggi.