Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)

Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) merupakan klasifikasi baku kegiatan ekonomi yang terdapat di Indonesia. KBLI disusun untuk menyediakan satu set kerangka klasifikasi kegiatan ekonomi yang komprehensif di Indonesia agar dapat digunakan untuk penyeragaman pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data statistik menurut kegiatan ekonomi, serta untuk mempelajari keadaan atau perilaku ekonomi menurut kegiatan ekonomi. Dengan penyeragamanan tersebut, data statistik kegiatan ekonomi dapat dibandingkan dengan format yang standar pada tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Daftar KBLI

       

Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2009

21

kategori

88

golongan pokok

241

Golongan

514

subgolongan

1457

kelompok


Item Deskripsi Jenis Struktur Kode Struktur Kode Contoh Jumlah
kategori menunjukkan garis pokok penggolongan aktivitas ekonomi. Penggolongan ini diberi kode satu digit kode alfabet. Dalam KBLI 2015, seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori, dari A sampai dengan U Alphabetic [A-Z] B 21
golongan pokok golongan pokok, merupakan uraian lebih lanjut dari kategori. setiap kategori diuraikan menjadi satu atau beberapa golongan pokok menurut sifat masing-masing golongan pokok. setiap golongan pokok diberi kode dua digit angka Numeric [0-9][0-9] 11 88
Golongan merupakan uraian lebih lanjut dari golongan pokok. Kode golongan terdiri dari tiga digit angka, yaitu dua digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari setiap golongan yang bersangkutan. Setiap golongan pokok dapat diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya sembilan golongan. Numeric [0-9][0-9][0-9] 111 241
subgolongan Subgolongan, merupakan uraian lebih lanjut dari aktivitas ekonomi yang tercakup dalam suatu golongan. Kode subgolongan terdiri dari empat digit, yaitu kode tiga digit angka pertama menunjukkan golongan yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari subgolongan bersangkutan. Setiap golongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan subgolongan Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9] 1111 514
kelompok dimaksudkan untuk memilah lebih lanjut kegiatan yang dicakup dalam suatu subgolongan menjadi beberapa kegiatan yang lebih homogen menurut kriteria tertentu. Setiap subgolongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan kelompok. Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9][0-9] 11111 1457

List Kategori KBLI2009

A   Pertanian, Kehutanan dan PerikananB   Pertambangan dan PenggalianC   Industri PengolahanD   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas Dan Udara DinginE   Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah Dan daur Ulang, Pembuangan Dan Pembersihan Limbah dan SampahF   KonstruksiG   Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi Dan Perawatan Mobil Dan Sepeda MotorH   Transportasi Dan PergudanganI   Penyediaan Akomodasi Dan Penyediaan Makan MinumJ   Informasi Dan KomunikasiK   Jasa Keuangan Dan AsuransiL   Real EstatM   Jasa Profesional, Ilmiah Dan TeknisN   Jasa Persewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha LainnyaO   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial WajibP   Jasa PendidikanQ   Jasa Kesehatan Dan Kegiatan SosialR   Kesenian, Hiburan Dan RekreasiS   Kegiatan Jasa LainnyaT   Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga; Kegiatan Yang Menghasilkan Barang Dan Jasa Oleh Rumah Tangga yang Digunakan Sendiri untuk Memenuhi KebutuhanU   Kegiatan Badan Internasional Dan Badan Ekstra Internasional Lainnya


Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2015

21

kategori

88

golongan pokok

240

Golongan

520

subgolongan

1573

kelompok


Item Deskripsi Jenis Struktur Kode Struktur Kode Contoh Jumlah
kategori menunjukkan garis pokok penggolongan aktivitas ekonomi. Penggolongan ini diberi kode satu digit kode alfabet. Dalam KBLI 2015, seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori, dari A sampai dengan U Alphabetic [A-Z] B 21
golongan pokok golongan pokok, merupakan uraian lebih lanjut dari kategori. setiap kategori diuraikan menjadi satu atau beberapa golongan pokok menurut sifat masing-masing golongan pokok. setiap golongan pokok diberi kode dua digit angka Numeric [0-9][0-9] 11 88
Golongan merupakan uraian lebih lanjut dari golongan pokok. Kode golongan terdiri dari tiga digit angka, yaitu dua digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari setiap golongan yang bersangkutan. Setiap golongan pokok dapat diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya sembilan golongan. Numeric [0-9][0-9][0-9] 111 240
subgolongan Subgolongan, merupakan uraian lebih lanjut dari aktivitas ekonomi yang tercakup dalam suatu golongan. Kode subgolongan terdiri dari empat digit, yaitu kode tiga digit angka pertama menunjukkan golongan yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari subgolongan bersangkutan. Setiap golongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan subgolongan Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9] 1111 520
kelompok dimaksudkan untuk memilah lebih lanjut kegiatan yang dicakup dalam suatu subgolongan menjadi beberapa kegiatan yang lebih homogen menurut kriteria tertentu. Setiap subgolongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan kelompok. Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9][0-9] 11111 1573

List Kategori KBLI2015

A   Pertanian, Kehutanan dan PerikananB   Pertambangan dan PenggalianC   Industri PengolahanD   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas Dan Udara DinginE   Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas RemediasiF   KonstruksiG   Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi Dan Perawatan Mobil Dan Sepeda MotorH   Pengangkutan dan pergudanganI   Penyediaan Akomodasi Dan Penyediaan Makan MinumJ   Informasi Dan KomunikasiK   Aktivitas Keuangan Dan AsuransiL   Real EstatM   Aktivitas Profesional, Ilmiah Dan TeknisN   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha LainnyaO   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial WajibP   PendidikanQ   Aktivitas Kesehatan Manusia Dan Aktivitas SosialR   Kesenian, Hiburan Dan RekreasiS   Aktivitas Jasa LainnyaT   Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas Yang Menghasilkan Barang Dan Jasa Oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan SendiriU   Aktivitas Badan Internasional Dan Badan Ekstra Internasional Lainnya


Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2017

21

kategori

88

golongan pokok

240

Golongan

520

subgolongan

1574

kelompok


Item Deskripsi Jenis Struktur Kode Struktur Kode Contoh Jumlah
kategori menunjukkan garis pokok penggolongan aktivitas ekonomi. Penggolongan ini diberi kode satu digit kode alfabet. Dalam KBLI 2015, seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori, dari A sampai dengan U Alphabetic [A-Z] B 21
golongan pokok golongan pokok, merupakan uraian lebih lanjut dari kategori. setiap kategori diuraikan menjadi satu atau beberapa golongan pokok menurut sifat masing-masing golongan pokok. setiap golongan pokok diberi kode dua digit angka Numeric [0-9][0-9] 11 88
Golongan merupakan uraian lebih lanjut dari golongan pokok. Kode golongan terdiri dari tiga digit angka, yaitu dua digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari setiap golongan yang bersangkutan. Setiap golongan pokok dapat diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya sembilan golongan. Numeric [0-9][0-9][0-9] 111 240
subgolongan Subgolongan, merupakan uraian lebih lanjut dari aktivitas ekonomi yang tercakup dalam suatu golongan. Kode subgolongan terdiri dari empat digit, yaitu kode tiga digit angka pertama menunjukkan golongan yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari subgolongan bersangkutan. Setiap golongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan subgolongan Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9] 1111 520
kelompok dimaksudkan untuk memilah lebih lanjut kegiatan yang dicakup dalam suatu subgolongan menjadi beberapa kegiatan yang lebih homogen menurut kriteria tertentu. Setiap subgolongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan kelompok. Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9][0-9] 11111 1574

List Kategori KBLI2017

A   Pertanian, Kehutanan dan PerikananB   Pertambangan dan PenggalianC   Industri PengolahanD   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas Dan Udara DinginE   Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas RemediasiF   KonstruksiG   Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi Dan Perawatan Mobil Dan Sepeda MotorH   Pengangkutan dan pergudanganI   Penyediaan Akomodasi Dan Penyediaan Makan MinumJ   Informasi Dan KomunikasiK   Aktivitas Keuangan Dan AsuransiL   Real EstatM   Aktivitas Profesional, Ilmiah Dan TeknisN   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha LainnyaO   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial WajibP   PendidikanQ   Aktivitas Kesehatan Manusia Dan Aktivitas SosialR   Kesenian, Hiburan Dan RekreasiS   Aktivitas Jasa LainnyaT   Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas Yang Menghasilkan Barang Dan Jasa Oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan SendiriU   Aktivitas Badan Internasional Dan Badan Ekstra Internasional Lainnya


Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020

21

kategori

88

golongan pokok

245

Golongan

567

subgolongan

1789

kelompok


Item Deskripsi Jenis Struktur Kode Struktur Kode Contoh Jumlah
kategori menunjukkan garis pokok penggolongan aktivitas ekonomi. Penggolongan ini diberi kode satu digit kode alfabet. Dalam KBLI 2015, seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori, dari A sampai dengan U Alphabetic [A-Z] B 21
golongan pokok golongan pokok, merupakan uraian lebih lanjut dari kategori. setiap kategori diuraikan menjadi satu atau beberapa golongan pokok menurut sifat masing-masing golongan pokok. setiap golongan pokok diberi kode dua digit angka Numeric [0-9][0-9] 11 88
Golongan merupakan uraian lebih lanjut dari golongan pokok. Kode golongan terdiri dari tiga digit angka, yaitu dua digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari setiap golongan yang bersangkutan. Setiap golongan pokok dapat diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya sembilan golongan. Numeric [0-9][0-9][0-9] 111 245
subgolongan Subgolongan, merupakan uraian lebih lanjut dari aktivitas ekonomi yang tercakup dalam suatu golongan. Kode subgolongan terdiri dari empat digit, yaitu kode tiga digit angka pertama menunjukkan golongan yang berkaitan, dan satu digit angka terakhir menunjukkan aktivitas ekonomi dari subgolongan bersangkutan. Setiap golongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan subgolongan Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9] 1111 567
kelompok dimaksudkan untuk memilah lebih lanjut kegiatan yang dicakup dalam suatu subgolongan menjadi beberapa kegiatan yang lebih homogen menurut kriteria tertentu. Setiap subgolongan dapat diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya sembilan kelompok. Numeric [0-9][0-9][0-9][0-9][0-9] 11111 1789

List Kategori KBLI2020

A   Pertanian, Kehutanan dan PerikananB   Pertambangan dan PenggalianC   Industri PengolahanD   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas Dan Udara DinginE   Treatment Air, Treatment Air Limbah, Treatment dan Pemulihan Material Sampah, dan Aktivitas RemediasiF   KonstruksiG   Perdagangan Besar Dan Eceran; Reparasi Dan Perawatan Mobil Dan Sepeda MotorH   Pengangkutan dan PergudanganI   Penyediaan Akomodasi Dan Penyediaan Makan MinumJ   Informasi Dan KomunikasiK   Aktivitas Keuangan Dan AsuransiL   Real EstatM   Aktivitas Profesional, Ilmiah Dan TeknisN   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha LainnyaO   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial WajibP   PendidikanQ   Aktivitas Kesehatan Manusia Dan Aktivitas SosialR   Kesenian, Hiburan Dan RekreasiS   Aktivitas Jasa LainnyaT   Aktivitas Rumah Tangga Sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas Yang Menghasilkan Barang Dan Jasa Oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan SendiriU   Aktivitas Badan Internasional Dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Konsultasi Klasifikasi:
pst.bps.go.id