Badan Pusat StatistikBadan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik

Dalam rangka percepatan transformasi tata kelola penyelenggaraan pemerintahan, layanan kunjungan langsung PST pada hari Jumat dialihkan menjadi layanan online: pst.bps.go.id

Tabel Publikasi Indikator Kependudukan SUPAS 2025 telah tersedia dalam bentuk Tabel Statistik yang dapat diakses pada Menu Produk > Direktori. Klik disini untuk mengakses laman tersebut.

Beranda

Produk - Publikasi

Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2025

Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2025

Nomor Katalog : 5203031
Nomor Publikasi : 05100.26019
ISSN/ISBN : 2797-7897
Frekuensi Terbit : Tahunan
Tanggal Rilis : 3 Agustus 2026
Tanggal Revisi : 3 Agustus 2026
Bahasa : Indonesia
Ukuran File : 22.82 MB

Abstraksi

Tersedianya data pertanian yang tepat waktu dan akurat merupakan pondasi untuk dapat mewujudkan kebijakan pertanian yang tepat sasaran. Sejak tahun 2018, BPS berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) & Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang sekarang bergabung menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN), serta Badan Informasi Geospasial (BIG) berupaya memperbaiki metodologi penghitungan luas panen padi melalui penerapan objective measurement dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta ketersediaan citra satelit resolusi tinggi. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam suatu kegiatan yang bertajuk “Pendataan Statistik Pertanian Tanaman Pangan Terintegrasi dengan Metode Kerangka Sampel Area (KSA)” atau lebih dikenal dengan Survei KSA. Pelaksanaan Survei KSA untuk komoditas padi mulai diimplementasikan secara nasional pada tahun 2018. Pengamatan lapangan Survei KSA dilakukan pada 7 (tujuh) hari terakhir setiap bulan. Berdasarkan hasil Survei KSA, pada tahun 2025, luas panen padi mencapai sekitar 11,32 juta hektare atau mengalami kenaikan sebesar 1,27 juta hektare (12,69 persen) dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, produksi padi tahun 2025 yaitu sebanyak 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras, produksi beras tahun 2025 mencapai sekitar 34,69 juta ton, atau mengalami kenaikan sebanyak 4,07 juta ton (13,29 persen) dibandingkan dengan produksi beras tahun 2024. Selain menghasilkan estimasi luas panen, Survei KSA juga memberikan gambaran terkait fase amatan padi lainnya, seperti luas fase vegetatif awal, vegetatif akhir, generatif, potensi gagal panen, luas lahan pertanian yang diberakan, serta luas lahan pertanian yang ditanami tanaman selain padi.
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia)

Jl. Dr. Sutomo 6-8

Jakarta 10710 Indonesia

Telp (62-21) 3841195; 3842508; 3810291

Faks (62-21) 3857046

Mailbox : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik