| Nomor Katalog | : | 8202006 |
| Nomor Publikasi | : | 06120.1918 |
| ISSN/ISBN | : | 0126-3668 |
| Frekuensi Terbit | : | Bulanan |
| Tanggal Rilis | : | 31 Desember 2019 |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Ukuran File | : | 14.5 MB |
Abstraksi
Pada Oktober
2019 nilai impor mencapai USD14.759,1 juta, naik 3,47 persen (USD495,6 juta)
dibanding bulan sebelumnya. Demikian pula volumenya naik 0,73 persen menjadi 13.605,3 ribu ton.
Nilai impor Oktober 2019 terdiri dari migas USD1.755,3 juta (11,89
persen) dan nonmigas USD13.003,8 juta (88,11 persen).
Dari keseluruhan
nilai impor Januari-Oktober 2019, negara asal utama ditempati Tiongkok USD36.556,4 juta (25,95 persen), diikuti oleh Singapura USD14.254,3
juta (10,12 persen), dan Jepang USD13.297,8
juta (9,44 persen). Dilihat dari
golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar
USD104.331,4 juta (74,06 persen), diikuti barang modal USD23.455,4 juta (16,65 persen), dan barang konsumsi USD13.093,4 juta
(9,29 persen). Sementara Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang
impor utama di Indonesia dengan porsi
sebesar 52,08 persen (USD73.376,2 juta).