| Nomor Katalog | : | 8202006 |
| Nomor Publikasi | : | 06120.1810 |
| ISSN/ISBN | : | 0126-3668 |
| Frekuensi Terbit | : | Bulanan |
| Tanggal Rilis | : | 7 Juni 2018 |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Ukuran File | : | 12.76 MB |
Abstraksi
Nilai impor Maret 2018 mencapai USD14.463,6 juta, naik 1,96 persen (USD278,1 juta) dibanding bulan sebelumnya, namun volumenya mengalami penurunan 5,80 persen menjadi 12.979,8 ribu ton yang terdiri dari impor migas USD2.239,1 juta (15,48 persen) dan nonmigas USD12.224,5 juta (84,52 persen).
Dari keseluruhan nilai impor Januari-Maret 2018, negara asal utama ditempati Tiongkok (23,26 persen), diikuti oleh Singapura (11,07 persen) dan Jepang (9,88 persen). Dilihat dari golongan penggunaan barang ekonomi, masih didominasi impor bahan baku/penolong sebesar USD32.824,5 juta (74,67 persen), diikuti barang modal USD7.191,1 juta (16,36 persen) dan barang konsumsi USD3.942,9 juta (8,97 persen).
Menurut golongan barang
SITC (Standard International Trade
Classification) 1 dijit, kelompok barang utama impor adalah kelompok mesin
dan alat angkutan dengan nilai USD14.279,2 juta (32,48 persen). Selama Januari-Maret 2018
pelabuhan yang terdapat di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar
barang impor utama di Indonesia dengan porsi sebesar 52,29
persen (USD22.984,1
juta).

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia)
Jl. Dr. Sutomo 6-8
Jakarta 10710 Indonesia
Telp (62-21) 3841195; 3842508; 3810291
Faks (62-21) 3857046
Mailbox : [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik