Produk - Berita dan Siaran Pers
SUPAS 2025 Jadi Fondasi Penguatan Kebijakan Penurunan Kematian Ibu dan Anak
7 Agustus 2026 | Kegiatan Statistik
Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 menunjukkan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Indonesia, ditandai dengan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Namun demikian, hasil survei yang dilaksanakan pada Juni–Juli 2025 dengan cakupan lebih dari 664 ribu rumah tangga ini juga mengingatkan masih adanya kesenjangan antarwilayah, khususnya di Kawasan Indonesia Timur, yang masih mencatat angka kematian ibu dan anak yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. SUPAS 2025 juga mencatat jumlah penduduk Indonesia mencapai 284,67 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,08 persen.
Temuan tersebut disampaikan Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti saat memaparkan hasil SUPAS 2025 pada Peluncuran Kerangka Kerja Nasional Penurunan Kematian Ibu dan Anak di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (23/7). Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno; Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto; Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka; serta para pemangku kepentingan lainnya.
SUPAS 2025 tidak hanya mencatat perkembangan, tetapi juga aspek-aspek yang masih memerlukan perhatian. Melalui statistik yang objektif dan tepercaya, BPS mendukung pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mempercepat penurunan kematian ibu dan anak serta mengurangi kesenjangan layanan kesehatan antarwilayah demi terwujudnya pembangunan yang berkualitas dan inklusif.

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia)
Jl. Dr. Sutomo 6-8
Jakarta 10710 Indonesia
Telp (62-21) 3841195; 3842508; 3810291
Faks (62-21) 3857046
Mailbox : [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik