Berita Terkait

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia)
Jl. Dr. Sutomo 6-8
Jakarta 10710 Indonesia
Telp (62-21) 3841195; 3842508; 3810291
Faks (62-21) 3857046
Mailbox : [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik
Produk - Berita dan Siaran Pers
BPS–Kemenekraf Menghadirkan Kreator Tanah Air untuk Sensus Ekonomi 2026
17 November 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya
Jakarta, 15 November 2025 — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) menjalin sinergi dengan Menteri Ekonomi Kreatif untuk Sensus Ekonomi 2026 dengan melibatkan pelaku ekonomi kreatif tanah air melalui kerja sama pembuatan video animasi untuk sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Upaya ini merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif anak bangsa untuk mendukung agenda besar nasional dalam Sensus Ekonomi 2026.
Dalam rangkaian penutupan Rapat Koordinasi Teknis dan Evaluasi Kegiatan 2025 BPS di Jakarta, Sabtu (15/11), Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyerahkan materi Public Service Announcement (PSA) SE 2026 kepada Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, yang juga disaksikan oleh Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengapresiasi dukungan Kemenekraf serta keterlibatan animator muda dalam produksi PSA SE 2026. “Materi PSA ini bukan hanya video sosialisasi, melainkan sebagai token of friendship antarlembaga sekaligus ruang bagi talenta muda animasi nasional untuk menunjukkan kemampuannya. Kolaborasi BPS dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif ini akan menjadi landasan komitmen kami untuk terus menghadirkan data yang lebih kaya, akurat, dan berdampak yang menjadi fondasi bagi Bapak Menteri Ekraf untuk pengembangan ekonomi kreatif Indonesia”, ujar Amalia.
Ia menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memotret sektor ekonomi kreatif secara lebih rinci. Dalam kesempatan ini, BPS menyampaikan tentang statistik tenaga kerja ekonomi kreatif, status Agustus 2025. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti menyebutkan, “Tahun 2025, tenaga kerja ekonomi kreatif mencakup sekitar 18,70 persen dari total tenaga kerja nasional atau mencapai sekitar 27,40 juta jiwa. Angka ini naik dari tahun sebelumnya, dimana tahun 2024 jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif capai 26,48 juta jiwa (18,30 persen)”.
Selain itu, Amalia juga mengungkapkan, ” Provinsi dengan tenaga kerja ekonomi kreatif paling banyak adalah Jawa Barat, yakni 6,24 juta tenaga kerja. Proporsi tenaga kerja ekonomi kreatif pada 3 provinsi tertinggi (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) mencapai 57,81 persen dari total tenaga kerja ekonomi kreatif di Indonesia”.
Amalia menambahkan bahwa SE2026 nantinya akan mampu memberikan gambaran lengkap jumlah pelaku usaha kreatif, seperti kuliner, fashion, game, musik, film, desain, hingga konten digital, termasuk lokasi dan skala usaha. Sekaligus menjadi basis penghitungan PDB ekonomi kreatif, termasuk frame pelaku usaha kreatif untuk survei-survei khusus ke depan.
Data yang lengkap menjadi dasar penting bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan kebijakan yang tepat. PSA yang diserahkan akan menjadi materi sosialisasi resmi BPS dan disebarkan melalui berbagai kanal komunikasi publik untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam SE2026.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut CEO RUS Animation Studio, Roy Tok, serta SVP Corporate and Strategic Affairs Blibli, Yudhi Pramono sebagai mitra strategis video kreatif SE2026.
Narahubung Media
Nashrul Wajdi
Plt. Kepala Biro Humas dan Hukum
Badan Pusat Statistik