November 17, 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya
Jakarta, 15 November 2025 — Ditengah penyerahan video kreatif SE2026 oleh Menteri Ekonomi Kreatif kepada Kepala BPS RI pada tanggal 15 November 2025, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan Ekonomi Kreatif memberikan sumbangan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. “Tahun 2025, tenaga kerja ekonomi kreatif memberikan sumbangsih sebesar 18,70 persen dari total tenaga kerja nasional, dimana jumlah tenaga kerja yang bekerja pada ekonomi kreatif adalah sebanyak 27,40 juta jiwa. Angka ini naik dari tahun sebelumnya, dimana tahun 2024 jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif capai 26,48 juta jiwa (18,30 persen)”, ungkap Amalia.
Dalam rangkaian penutupan Rapat Koordinasi Teknis dan Evaluasi Kegiatan 2025 BPS di Jakarta, Sabtu (15/11), Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menyerahkan materi Public Service Announcement (PSA) SE 2026 kepada Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, yang juga disaksikan oleh Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Upaya ini merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif anak bangsa untuk mendukung agenda besar nasional dalam Sensus Ekonomi 2026. Kepala BPS RI Amalia juga menyampaikan bahwa provinsi yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah Jawa Barat. “Provinsi dengan tenaga kerja ekonomi kreatif paling banyak adalah Jawa Barat, yaitu sebanyak 6,24 juta. Tiga provinsi dengan penyerapan tenaga kerja ekraf tertinggi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang mencapai 57,81% dari total tenaga kerja ekonomi kreatif di Indonesia”, jelas Amalia.
Ia menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memotret sektor ekonomi kreatif secara lebih rinci. Amalia menambahkan bahwa SE2026 nantinya akan mampu memberikan gambaran lengkap jumlah pelaku usaha kreatif, seperti kuliner, fashion, game, musik, film, desain, hingga konten digital, termasuk lokasi dan skala usaha. Sekaligus menjadi basis penghitungan PDB ekonomi kreatif, termasuk frame pelaku usaha kreatif untuk survei-survei khusus ke depan.
Data yang lengkap menjadi dasar penting bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan kebijakan yang tepat. PSA yang diserahkan akan menjadi materi sosialisasi resmi BPS dan disebarkan melalui berbagai kanal komunikasi publik untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam SE2026.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengapresiasi dukungan Kemenekraf serta keterlibatan animator muda dalam produksi PSA SE 2026. “Materi PSA ini bukan hanya video sosialisasi, melainkan sebagai token of friendship antarlembaga sekaligus ruang bagi talenta muda animasi nasional untuk menunjukkan kemampuannya. Kolaborasi BPS dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif ini akan menjadi landasan komitmen kami untuk terus menghadirkan data yang lebih kaya, akurat, dan berdampak yang menjadi fondasi Bapak Menteri Ekraf untuk pengembangan ekonomi kreatif Indonesia”, ujar Amalia.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut CEO RUS Animation Studio, Roy Tok, serta SVP Corporate and Strategic Affairs Blibli, Yudhi Pramono sebagai mitra strategis video kreatif SE2026.
Narahubung Media
Nashrul Wajdi
Plt. Kepala Biro Humas dan Hukum
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia)
Jl. Dr. Sutomo 6-8
Jakarta 10710 Indonesia
Telp (62-21) 3841195; 3842508; 3810291
Faks (62-21) 3857046
Mailbox : [email protected]
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik