BADAN PUSAT STATISTIK

 

  1. Petani
    adalah orang yang mengusahakan usaha pertanian atas resiko sendiri dengan tujuan untuk dijual baik pertanian tanaman pangan maupun perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.

  2. Harga produsen
    adalah harga transaksi antara petani (penghasil) dan pembeli (pedagang pengumpul/tengkulak) untuk setiap komoditas menurut satuan setempat.

  3. Satuan
    satuan yang dipakai adalah satuan yang lazim dipakai untuk pembelian atau penjualan secara partai besar. Satuan dari masing-masing jenis barang harus jelas dan tegas, misalnya : kg, kwintal (100 kg, 10 buah, ikat dan sebagainya. Satuan setempat yang umumnya dipakai di daerah, telah dikonversikan kedalam satuan standar seperti diatas.

  4. Pasar
    adalah suatu tempat terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli atau tempat yang biasanya terdapat penawaran dan permintaan. Pasar yang diteliti adalah pasar yang cukup mewakili dari semua pasar di kecamatan yang sudah ditentukan, dan mempunyai syarat antara lain:
    1. Pasar tersebut adalah yang terbesar di kecamatan terpilih.
    2. Kebanyakan masyarakat, terutama petani berbelanja di pasar tersebut.
    3. Barang yang diperjualbelikan beraneka ragam.
    4. Harus dapat dijamin kelangsungan pencatatan harga di pasar tersebut.
    5. Pasar tersebut terletak di desa pedesaan.


  5. Harga Eceran
    adalah harga transaksi antara penjual dan pembeli untuk tiap jenis barang yang diecerkan menurut satuan setempat. Karena satuan setempat yang digunakan di tiap daerah mungkin berbeda, oleh karena itu pencatatan dilakukan sesuai dengan harga eceran di dalam satuan setempat yang lazim dipakai di daerah masing-masing. Sedangkan harga yang dicatat di dalam daftar isian adalah harga yang telah dikonversikan ke dalam satuan baku yang tercantum dalam daftar isian.
    Persyaratan pedagang/penjual yang menjadi responden adalah:
    1. Pedagang harus mempunyai cukup persediaan barang untuk menjaga terjaminnya kelangsungan pencatatan selanjutnya.
    2. Pedagang menjual barangnya secara eceran dan di tempat yang tetap.
    3. Pedagang banyak/ramai dikunjungi pembeli.
    4. Pedagang merupakan price influencer, dimana harga yang ditetapkan dapat mempengaruhi pedagang/penjual lainnya.

  6. Penghitungan rata-rata harga
    Dalam menghitung rata-rata harga eceran setiap jenis barang untuk masing-masing propinsi setiap bulannya digunakan rata-rata relatif harga (RH). Relatif harga adalah perbandingan antara harga pada bulan bersangkutan dengan harga pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga pada bulan bersangkutan untuk suatu jenis barang tertentu, didapatkan dengan mengalikan rata-rata relatif harga barang (jumlah RH dibagi dengan banyaknya sampel) dengan rata-rata harga barang tersebut pada bulan sebelumnya.

Peternakan

Jumlah Perusahaan Sapi Perah Menurut Kegiatan Utama 2000-2013   (hit=38)
Jumlah Perusahaan Sapi Perah Menurut Badan Hukum/ Usaha, 2000-2013   (hit=2180)
Jumlah Perusahaan Sapi Perah Menurut Status Permodalan 2000-2013   (hit=1987)
Produksi Susu Perusahaan Sapi Perah, 2000-2013   (hit=6405)
Jumlah Perusahaan Ternak Besar dan Kecil Menurut Kegiatan Utama, 2000-2013   (hit=2809)
Jumlah Perusahaan Peternakan Ternak Besar dan Kecil Menurut Status Permodalan, 2000-2013   (hit=2227)
Jumlah Perusahaan Peternakan Ternak Besar dan Kecil Menurut Badan Hukum/ Usaha, 2000-2013   (hit=2184)
Jumlah Perusahaan Ayam Petelur Menurut Kegiatan Utama, 2000-2012   (hit=2498)
Jumlah Perusahaan Ayam Pedaging Menurut Kegiatan Utama, 2000-2013   (hit=2646)
Jumlah Perusahaan Peternakan Unggas Menurut Status Permodalan, 2000-2013   (hit=2232)
Jumlah Perusahaan Peternakan Unggas Menurut Badan Hukum/ Usaha, 2000-2013   (hit=2471)
Populasi Ternak, 2000-2014   (hit=14560)
Jumlah Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan dan Di Luar Rumah Potong Hewan yang Dilaporkan, 2000-2013   (hit=3081)
Produksi Telur Unggas dan Susu Sapi Menurut Provinsi (ton), 2007-2014   (hit=4898)
Produksi Daging Unggas Menurut Provinsi dan Jenis Unggas (ton), 2007-2014   (hit=5013)
Produksi Daging Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ton), 2007-2014   (hit=6447)
Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ribu ekor), 2000-2014   (hit=1361)
Populasi Unggas Menurut Provinsi dan Jenis Unggas (ribu ekor), 2000-2014   (hit=986)
Jumlah Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ekor), 2000-2013   (hit=772)
| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z |
Cari Istilah
Istilah Statistik

Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia, Telp (021) 3841195, 3842508, 3810291, Faks (021) 3857046,


Best viewed in Mozila Firefox 4.0 or above and Google Chrome 8.0 or above, resolution 1024x768 or above
Copyright © 2012 Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
All Rights Reserved

 
statcap