BADAN PUSAT STATISTIK
 

Populasi terbagi dalam dua grup:
  1. kelompok umur di bawah 15 tahun (bukan usia produktif)


  2. kelompok umur 15 tahun ke atas (usia produktif)
Tenaga Kerja

Penduduk usia 15 tahun ke atas yang sedang bekerja, yang memiliki pekerjaan namun sementara tidak bekerja, seseorang yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan dikategorikan bekerja.

Bukan Tenaga Kerja

Penduduk berusia 15 tahun ke atas tetapi tidak termasuk dalam tenaga kerja, adalah mereka yang bersekolah, ibu rumah tangga, dan lainnya.

Pekerja/Karyawan

Mereka yang bekerja untuk memperoleh upah/gaji atau membantu orang lain untuk mendapat keuntungan sekurang-kurangnya satu (1) jam pada hari seminggu sebelum pencacahan. Pada Sensus Penduduk 1971, mereka yang bekerja untuk mendapatkan keuntungan, selama skala pencacahan, sekurang-kurangnya dua (2) hari pada hari seminggu sebelum pencacahan.

Mempunyai pekerjaan, namun sementara tidak bekerja

Mereka yang memiliki pekerjaan namun sementara tidak bekerja untuk beberapa alasan selama seminggu yang lalu

Mencari pekerjaan

Mereka yang tidak mempunyai pekerjaan, tetapi sedang mencari pekerjaan selama seminggu yang lalu.

Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan

Mereka yang meninggalkan sekolah setelah mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi suatu tingkatan sekolah sampai akhir dengan mendapatkan tanda tamat/ijazah baik sekolah negeri maupun swasta. Pada tingkat sekolah dasar sampai dengan sekolah lanjutan atas, seseorang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi, tetapi jika mengikuti ujian dan lulus, dianggap tamat. Untuk tingkat akademi/universitas adalah mereka yang mendapat gelar Sarjana Muda/Sarjana (BA, BSc, BcHk, Dr, Dra, Drs, Ir, SH dan sebagainya).

Industri

Merupakan cabang kegiatan ekonomi, sebuah perusahaan atau badan usaha sejenisnya dimana tempat seseorang bekerja. Kegiatan ini diklasifikasikan berdasarkan Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI).

Status Pekerja

Status pekerja seseorang dalam suatu perusahaan atau badan usaha sejenisnya pada tempat dimana ia bekerja. Status tersebut diklasifikasikan dalam:

  1. Berusaha sendiri tanpa rekan kerja atau bantuan orang lain.


  2. Berusaha sendiri dibantu oleh anggota keluarga atau karyawan sementara.


  3. Pengusaha dengan pekerja tetap


  4. Karyawan


  5. Pekerja tidak dibayar

Pekerjaan

Adalah pekerjaan yang telah diselesaikan oleh pekerja dalam pekan dimana survei diselenggarakan , tanpa memperhatikan jenis industri atau status pekerja. Pekerjaan ini diklasifikasikan menurut Standard Klasifikasi Kerja Indonesia (kji) .


Sumber Data

Sensus Penduduk dan Survei lainnya adalah sumber utama dari Statistik Tenaga Kerja. Sumber-sumber sensus dan survei adalah sebagai berikut:
  1. Sensus Penduduk (1961, 1971, 1980, 1990, dan 2000)


  2. Survei Antar Sensus/SUPAS(1976, 1985, 1995, dan 2005)


  3. Survei Tenaga kerja Nasional /Sakernas (1976 to 1978, 1986 to 1994, 1996, 1997, 1998, 1999)


  4. Survei Sosial Ekonomi Nasional/Susenas(1982, 1992 to 1995, 1996, 1997, 1998, 1999)

BPS juga menggunakan beberapa informasi lain dari Departemen Tenaga Kerja.

CAKUPAN

Data tenaga kerja dikumpulkan berdasarkan sampel. Bagaimanapun, survey direncanakan untuk mencakup semua wilayah geografis Indonesia. Daftar cakupan dan ukuran sampel, adalah sebagi berikut:
  1. Sensus Penduduk (SP)


  2. Pada SP 1971, jumlah rumah tangga terpilih adalah sekitar 3,8 persen dari populasi. Penduduk yang berdomisili di Timor Timur dan daerah terisolasi di Papua dikeluarkan.

  3. Intercensal Population Survey (IPS)


  4. Pada IPS pertama kali, yang diadakan pada tahun 1976, terdapat 60.733 rumah tangga yang termasuk di dalamnya. Pada saat itu, hanya 26 propinsi yang tercakup. Pada IPS yang kedua, yang diadakan tahun 1985, terdapat 125.400 rumah tangga yang tercakup. IPS yang ketiga, diadakan pada tahun 1995, terdapat 206.848 rumah tangga yang tercakup dari seluruh wilayah geografis Indonesia.

  5. Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas)


  6. Survei ini dimulai sejak tahun 1976. Oleh karena Sakernas dilaksanakan pertama kali oleh BPS, survei ini dijadikan dasar, khususnya desain kuesioner yang paling bermanfaat untuk survei sejenis lainnya. Sakernas selanjutnya diselenggarakan tahun 1977, 1978, 1986 sampai 1994. Timor Timur tidak termasuk dalam dua survey pertama. Jumlah rumah tangga yang tercakup dalam tiap periode survey berbeda-beda, yaitu sebagai berikut :

    • 1976 meliputi sekitar 95,400 rumah tangga.


    • 1977 dan 1978 Sakernas meliputi sekitar 71,550 rumah tangga


    • 1986 sampai 1993 Sakernas meliputi sekitar 65,490 rumah tangga


    • 1994 Sakernas meliputi sekitar 65,524 rumah tangga


    • 1997 Sakernas meliputi sekitar 65,664 rumah tangga


    • 1998 Sakernas meliputi sekitar 49,248 rumah tangga


    • 1999 Sakernas meliputi sekitar 48,576 rumah tangga


  7. Survei Sosial Ekonomi Nasonal (Susenas)


  8. Pada dasarnya, survey ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang keadaan sosial ekonomi penduduk Indonesia. Meskipun begitu, informasi mengenai tenaga kerja juga dikumpulkan, khususnya pada Susenas tahun1982 dimana tenaga kerja dijadikan sebagai modul utama. Susenas diselenggarakan di semua provinsi (27) dan mencakup 60,400 rumah tangga di tahun 1982. Mulai tahun 1992 dan (paling tidak sampai 1995) jumlah rumah tangga diperbesar hingga 206,076. Dari survey yang besar ini diharapkan, parameter-parameter untuk wilayah kecil dapat di-estimasi.
Intensitas

Berdasarkan nilai penting dan peraturan pemerintah, Sensus Penduduk dan Survey Penduduk Antar Sensus diselenggarakan setiap sepuluh tahun. Survey-survey lainnya diselenggarakan empat kali dalam setahun (Sakernas 1976, 1986, sampai 1993) atau setahun sekali (Sakernas 1994, 1996, 1997, 1998, dan Susenas).

Variabel yang dikumpulkan pada saat Sensus atau Survey

Variable PC IPS Sakernas Susenas
Jenis Kelamin v v v v
Hubungan dengan Kepala Rumahtangga v v v* v
Pendidikan Tertinggi v v v v
Kegiatan Utama Selama Seminggu yang Lalu v v v v
Bekerja Paling Sedikit Selama 1 Jam v v v v
Sementara Tidak Bekerja v v v v
Sedang Bekerja v v v -
Hari dan Jam Kerja v v v v
Lapangan Pekerjaan Utama v v v* v
Jenis Pekerjaan Utama v v v v
Status Pekerjaan Utama v v v v
Lama Jam Kerja Pekerjaa Utama v v v -
Lamanya Hari Kerja Pekerjaan Utama - - v -
Rata-rata Upah/Gaji - - v -
Mencari Pekerjaan v v v v
Mencari kerja - v v -
Langkah-langkah yang diambil dalam mencari kerja - v v -
Lama waktu mencari kerja - v v -
Jenis pekerjaan (Paruh waktu/Pekerja Tetap) - v v -
Pekerjaan Tetap v v v** -
Hari kerja/jam kerja pekerjaan tambahan - v - -
Golongan industri pekerjaan tambahan utama v v - -
Alasan tidak mencari kerja v v - -
Telah bekerja selama setahun yang lalu v v - -
Golongan industri pekerjaan setahun yang lalu v v - -


Catatan : *). Tidak tercakup dalam Sakernas sebelum tahun 1994 (Sakernas triwulanan)

| A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z |
Cari Istilah
Istilah Statistik

Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia, Telp (021) 3841195, 3842508, 3810291, Faks (021) 3857046, E-mail: bpshq@bps.go.id

Best viewed in Mozila Firefox 4.0 or above and Google Chrome 8.0 or above, resolution 1024x768 or above
Copyright © 2012 Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
All Rights Reserved

 
statcap