BADAN PUSAT STATISTIK

 

Metodologi

|  Konsep  |  Metodologi  |  Daftar Tabel  |  
1. PALAWIJA

Sumber Data

Data palawija dikumpulkan oleh Mantri Tani dan Mantri Statistik di seluruh kecamatan di Indonesia.

Cakupan dan Metode Pengumpulan Data

Data palawija dikumpulkan melalui kuesioner SP_IA(padi) dan SP_IB(palawija) termasuk informasi luas/seluruh tanaman yang ditanam dan dipanen, luas kerusakan, hasil per hektar dan produksi yang dikumpulkan setiap bulan. Untuk memonitor kesuksesan produktifitas, survei tanaman pangan dilakukan pada lahan terpilih yang dipanen oleh petani(Daftar II).


2. HORTIKULTURA

Cakupan dan Metode Pengumpulan Data

Data hortikultura dikumpulkan melalui kuesioner SP_IIA buah-buahan dan sayur-sayuran musiman, SP_IIB untuk buah-buahan dan sayur-sayuran tahunan, SP_IIIA untuk tanaman hias dan SP_IIIB untuk tanaman obat-obatan. informasi luas/seluruh tanaman yang ditanam dan dipanen, luas kerusakan, dan produksi yang diperoleh setiap bulan(SP_IIA dan SP_IIIA) dan triwulanan(SP_IIB dan SP_IIIB).

Sumber Data

Data Hortikultura dikumpulkan oleh Mantri Tani dan Mantri Statistik di seluruh kecamatan di Indonesia.


3. PERKEBUNAN

Sumber Data

Data perusahaan perkebunan dilaporkan oleh administrasi perusahaan.

Cakupan

Batas geografis untuk statistik perkebunan dalam negeri. misalnya indonesia.

Pengumpulan Data

Data tanaman perkebunan dikumpulkan setiap bulan. Data dikumpulkan dengan sistem email. Data dikumpulkan oleh petugas administrasi perkebunan yang dikirim langsung ke Badan Pusat Statistik.(BPS)

Data perkebunan menggunakan metode pencacahan lengkap. Semua perkebunan di Indonesia diminta untuk mengisi kuesioner "DAFTAR PB" dengan komoditas yang dikirim setiap bulannya.Kuesioner digunakan untuk mendapatkan informasi yang lengkap tentang luas, produk utama, proses produksi, dan persediaan.


4. KEHUTANAN

Sumber Data

Data pengusahaan hutan yang biasa disebut "Hak Pengusahaan Hutan" (HPH) dilaporkan oleh kantor cabang perusahaan yang mengelola hutan.

Cakupan

Cakupan geografis untuk statistik perkebunan adalah seluruh wilayah Indinesia.

Pengumpulan Data

Data perusahaan yang mengelola hutan dikumpulkan secara tahunan. Metode yang diterapkan untuk mengumpulkan data statistik tentang perusahaan pengelola hutan di Indonesia adalah dengan meminta perusahaan tersebut mengisi kuesioner LTHPH1. Kuesiner LTHPH1 digunakan untuk memperoleh informasi rinci lokasi kerja. Pengumpulan kuesiner dilakukan oleh Mantri Statistik atau pegawai BPS kecamatan selama april-agustus setiap tahun, dan dikirim secara langsung ke BPS pusat.


5. PERIKANAN

Perusahaan Produksi Perikanan

Metode untuk mengumpulkan data pada perusahaan peroduksi perikanan adalah sensus lengkap yang dilakukan setiap yahun secara rutin. Data yang disajikan merupakan data perusahaan selama bulan Desember. Beberapa data dikumpulkan selama satu tahun (Januari-Desember).

Produksi ikan yang dijual di tempat pelelangan.

Data dikumpulkan melalui sensus lengkap dari tempat pelelangan di seluruh Indonesia kecuali Kalimantan Tengah dan Irian Jaya yang menggunakan laporan tahunan. Data dikumpulkan triwulanan oleh manajer tempat pelelangan termasuk kualitas dan nilai produksi.


6. HEWAN TERNAK

Sumber stattistim data mentah

Seri data hewan ternak dimulai sejak 1987 menggunakan tempat pemotongan dan pendekatan terhadap penjagal hewan ternak. Setiap pendekatan mengguanakan kuesioner yang berbeda tergantung sumber dan informasi yang tersedia. Kuesionernya adalah:

  1. Daftar RPH

    digunakan untuk mencatat pemotongan hewan ternak yang keluar masuk dilaporkan ke tempat pemotongan hewan ternak.


  2. Penjagal hewan

    bertugas mencatat pemotongan hewan ternak yang keluar dari tempat pemotongan hewan yang dilaporkan kepada penjagal hewan atau kepala desa.

Cakupan dan waktu pencatatan

Data mengenai pemotongan hewan telah dilakukan melalui sensus lengkap di seluruh wilayah indonesia. Data yang telah dicatat setiap triwulannya menggunakan jadwal lapangan yang telah tersedia.

Kuarter I: Pelaporan untuk Januari - Maret dilakukan pada awal April tahun yang sama.

Kuarter II: Pelaporan untuk April - Juni dilakukan pada awal Juli tahun yang sama.

Kuarter III: Pelaporan untuk Juli -September dilakukan pada awal Oktober tahun yang sama.

Kuarter IV: Pelaporan untuk Oktober -Desember dilakukan pada awal Januari tahun berikutnya.



Bagikan ke  

Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia, Telp (021) 3841195, 3842508, 3810291, Faks (021) 3857046,


Best viewed in Mozila Firefox 4.0 or above and Google Chrome 8.0 or above, resolution 1024x768 or above
Copyright © 2012 Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
All Rights Reserved

 
statcap